+86-574-88406201

Berita Industri

Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara memilih titik jangkar yang tepat untuk memaksimalkan keamanan saat menggunakan kunci rantai?

Bagaimana cara memilih titik jangkar yang tepat untuk memaksimalkan keamanan saat menggunakan kunci rantai?

1. Pilih lokasi yang secara struktural kuat dengan kapasitas menahan beban yang jelas.

Kunci rantai titik jangkar harus ditempatkan pada komponen penahan beban seperti dinding, kusen pintu, atau braket logam, hindari penggunaan permukaan dekoratif tipis atau bahan lembut.

Menurut *Buku Panduan Konstruksi (Edisi Keenam)*, susunan titik jangkar kunci rantai harus memenuhi persyaratan akurasi "tumpang tindih garis tengah ≤ ±1mm, posisi vertikal rel pemandu ≤ ±2mm, posisi rel pemandu dari depan ke belakang ≤ ±2mm" untuk memastikan kesesuaian yang erat antara badan kunci dan alas.

2. Jarak dan jumlah yang masuk akal.

Untuk skenario yang memerlukan jangkauan rantai panjang (seperti sepeda, pintu, jendela, dan pagar), disarankan untuk menggunakan setidaknya dua titik jangkar untuk membentuk struktur penyangga segitiga, yang dapat mendistribusikan tegangan dan mengurangi konsentrasi tegangan pada satu titik.

*Rencana Konstruksi Khusus untuk Penopang* menyarankan: jarak titik angkur kira-kira 600mm, dengan titik angkur atas dan bawah masing-masing 150mm dan 200mm dari batas, untuk memastikan distribusi tegangan yang merata.

3. Pilih Pengencang yang Sesuai

Ukuran baut umum: M6, M8, M10, M12, M16. Jumlah standar empat baut biasanya digunakan, memberikan kekuatan tarik dan geser yang cukup.

Untuk persyaratan keamanan tinggi (misalnya pintu industri, pintu masuk gudang), baut ekspansi berkekuatan tinggi atau sekrup baja tahan karat dapat digunakan. Kalibrasi torsi harus dilakukan setelah pemasangan untuk mencegah kendor.

4. Pertimbangkan Menggunakan Struktur Anti-Pry

Kepala kunci rantai terbuat dari baja yang diberi perlakuan panas dengan kekerasan tinggi (HRC55-60) atau baja karbida, yang memiliki ketahanan geser yang sangat baik. Dikombinasikan dengan desain bodi kunci anti-pencongkel (misalnya, lidah baut yang menebal, struktur anti-pengeboran internal), tingkat perlindungan dapat lebih ditingkatkan.

5. Periksa Stres Pasca Pemasangan

Setelah pemasangan, alat uji gaya tarik/geser (misalnya, menerapkan beban awal 10kN diikuti dengan gaya maju horizontal 8kN) dapat digunakan untuk melakukan pengujian penerimaan di lokasi pada titik pemasangan, untuk memastikan bahwa tegangan aktual tidak melebihi faktor keamanan desain (umumnya dua kali).

Rekomendasi Praktis: Saat menggunakan kunci rantai di pintu masuk perumahan, pasang titik pemasangan di sisi atas dan bawah kusen pintu, dengan jarak kira-kira 400mm. Untuk pintu masuk gudang atau industri, gunakan penyangga tiga titik (kiri, kanan, dan atas), menggunakan baut ekspansi M10 di setiap titik dengan jarak horizontal 600mm untuk distribusi tegangan yang optimal.